Rechercher dans ce blog

Sunday, January 28, 2024

Milenial dan Gen Z Makin Sadar Gaya Hidup Berkelanjutan dan Bakal Pilih Menu Makanan Vegan - Liputan6.com

Mengutip dari Tim Regional Liputan6.com, Minggu (28/1/2024), pola makan vegan dapat membuat jantung jauh lebih sehat hanya dalam delapan pekan. Hal ini dilakukan dalam sebuah penelitian terhadap 22 pasang kembar identik oleh peneliti Stanford Medicine.

Mengutip dari Tech Eksplorist, dari penelitian ini mengatakan, pola makan vegan penting karena meskipun mengurangi makan daging baik untuk jantung, namun seringkali sulit untuk memastikannya karena faktor lain seperti gen dan gaya hidup.

Christopher Gardner, Ph.D., Profesor Rehnborg Farquhar dan seorang profesor kedokteran, mengungkapkan, penelitian ini tidak hanya memberikan cara inovatif agar menegaskan bahwa pola makan vegan lebih sehat dibandingkan pola makan omnivora konvensional, namun juga melihat si kembar (objek penelitian) bagaimana mereka berinteraksi di tempat yang sama.

Penelitian telah dipublikasikan pada 30 November di JAMA Network Open yang dipimpin oleh penulis senior Gardner. Penulis pertama studi ini yaitu Matthew Landry, PhD, seorang sarjana postdoctoral di Stanford Prevention Research Center, sekarang dia di University of California. Kemudian ada Irvine, dan Catherine Ward, PhD, seorang sarjana postdoctoral di tempat yang sama.

Dalam penelitian lain, Gardner memberikan saran dan menjawab pertanyaan diet kepada objek penelitian. Mereka kemudian diwawancarai tentang kebiasaan makan dan membuat catatan makanan. Hasilnya sekitar 43 peserta yang berhasil menyelesaikan penelitian ini menunjukkan, bahwa mempelajari cara menyiapkan makanan sehat hanya dalam empat minggu adalah hal yang praktis.

  

Adblock test (Why?)


Milenial dan Gen Z Makin Sadar Gaya Hidup Berkelanjutan dan Bakal Pilih Menu Makanan Vegan - Liputan6.com
Read More

Menu Kuliner Tradisional, Oseng Klotok dan Pindang - Radar Mojokerto - Radar Mojokerto

BERBEDA dengan Armawati. Warga Desa Randegan, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto ini sudah tujuh tahun memilih menekuni kuliner oseng-oseng klotok dan pindang.

Olahan ini mampu bersaing dengan kuliner modern yang bermunculan belakang ini.

’’Sebenarnya banyak menu, ada kari ayam, rica-rica mentok dan cumi. Tapi yang jadi favorit ternyata oseng klotok dan pindang. Sampai sekarang ini masih tetap bertahan,’’ ungkap perempuan 41 tahun ini.

Baginya, munculnya berbagai kuliner anyar belakangan ini memang membuat banyak pilihan pecinta kuliner. Namun bukan berarti olahan tradisional ditinggalkan.

Buktinya, masakan khas tradisional masih tetap bertahan dan eksis. Bahkan mampu bersaing.

Untuk memanjakan lidah para konsumennya, ia tetap mempertahankan rasa dengan bumbu yang melimpah.

’’Bumbunya berani, banyak bumbu dan pedasnya asli cabai. Mohon maaf kadang kan ada yang bikin bumbu Bali dicampur saos tomat. Ada juga yang beli bumbu jadi di pasar, Kalau saya tidak, keaslian bumbu dari rempah-rempah tetap jadi pilihan. Jadi kalau bumbu asli lebih sedap,’’ paparnya.

Selama tujuh tahun membuka warung di pasar Randegan, jumlah pelanggannya tak pernah surut. Bahkan semakin meningkat. Tak jarang, tiap harinya ia menghabiskan beras 15 kilogram hingga 20 kilogram.

Yang menjadikan pelanggan ketagihan, menu oseng klotok dan pindang bikinannya ini dipadukan dengan nasi jagung hangat. Ditambah lagi harga yang terus.

’’Per porsi hanya Rp 7 ribu-Rp 15 ribu. Nasi jagung hangat dimakan dengan menu oseng klotok dan pindang sangat cocok di lidah,'' paparnya. (ori/ron)

Adblock test (Why?)


Menu Kuliner Tradisional, Oseng Klotok dan Pindang - Radar Mojokerto - Radar Mojokerto
Read More

Menu Kuliner Tradisional, Oseng Klotok dan Pindang - Radar Mojokerto - Radar Mojokerto

BERBEDA dengan Armawati. Warga Desa Randegan, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto ini sudah tujuh tahun memilih menekuni kuliner oseng-oseng klotok dan pindang.

Olahan ini mampu bersaing dengan kuliner modern yang bermunculan belakang ini.

’’Sebenarnya banyak menu, ada kari ayam, rica-rica mentok dan cumi. Tapi yang jadi favorit ternyata oseng klotok dan pindang. Sampai sekarang ini masih tetap bertahan,’’ ungkap perempuan 41 tahun ini.

Baginya, munculnya berbagai kuliner anyar belakangan ini memang membuat banyak pilihan pecinta kuliner. Namun bukan berarti olahan tradisional ditinggalkan.

Buktinya, masakan khas tradisional masih tetap bertahan dan eksis. Bahkan mampu bersaing.

Untuk memanjakan lidah para konsumennya, ia tetap mempertahankan rasa dengan bumbu yang melimpah.

’’Bumbunya berani, banyak bumbu dan pedasnya asli cabai. Mohon maaf kadang kan ada yang bikin bumbu Bali dicampur saos tomat. Ada juga yang beli bumbu jadi di pasar, Kalau saya tidak, keaslian bumbu dari rempah-rempah tetap jadi pilihan. Jadi kalau bumbu asli lebih sedap,’’ paparnya.

Selama tujuh tahun membuka warung di pasar Randegan, jumlah pelanggannya tak pernah surut. Bahkan semakin meningkat. Tak jarang, tiap harinya ia menghabiskan beras 15 kilogram hingga 20 kilogram.

Yang menjadikan pelanggan ketagihan, menu oseng klotok dan pindang bikinannya ini dipadukan dengan nasi jagung hangat. Ditambah lagi harga yang terus.

’’Per porsi hanya Rp 7 ribu-Rp 15 ribu. Nasi jagung hangat dimakan dengan menu oseng klotok dan pindang sangat cocok di lidah,'' paparnya. (ori/ron)

Adblock test (Why?)


Menu Kuliner Tradisional, Oseng Klotok dan Pindang - Radar Mojokerto - Radar Mojokerto
Read More

Saturday, January 27, 2024

Jangan Dibuang! Ternyata Tempe Hampir Busuk Bisa Diolah Jadi 3 Resep Menu Makan yang Lezat - radarpekalongan.disway.id - Radar Pekalongan Disway

Jangan Dibuang! Ternyata Tempe Hampir Busuk Bisa Diolah Jadi 3 Resep Menu Makan yang Lezat

Jangan Dibuang! Ternyata Tempe Hampir Busuk Bisa Diolah Jadi 3 Resep Menu Makan Malam-Youtube,com/Pawon Ndeso-

RADARPEKALONGAN.DISWAY.ID - Jangan dibuang! Ternyata tempe hampir busuk bisa diolah jadi 3 resep menu makan yang sehat dan menggugah selera.

Tempe merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang sangat mudah ditemukan dan dijual dengan harga yang tergolong murah. Meskipun murah, tempe kaya akan kandungan nutrisi dan gizi sehingga sangat sehat bagi tubuh.

Kandungan gizi pada tempe sangatlah banyak seperti kalori, protein, sodium, lemak total, karbohidrat, mangan, zat besi, kalium, fosfor, asam lemak, sejumlah vitamin (A, B, D, E dan K), dan  antioksidan

Tapi pernahkah kamu lupa jika masih mempunyai tempe? Terkadang seringkali bahkan hingga tempe tersebut hampir busuk atau semangit. Eitss, jangan buru-buru dibuang ya!

BACA JUGA:Cukup Satu Bahan Utama Ini, Bisa Jadi 3 Menu Makanan Berkuah Dari Aci yang Kekinian dan Murah

BACA JUGA:Cewek-cewek Pasti Suka, Inilah 3 Makanan Berkuah Pedas dari Berbagai Negara yang Bikin Lidah Bergoyang

Tempe hampir busuk atau yang dikenal semangit merupakan tempe yang masa fermentasinya lebih dari 48 jam atau lebih dari dua hari. Sedangkan masa fermentasi tempe bosok lebih dari 72 jam atau lebih dari tiga hari.

Keduanya mempunyai aroma yang menyengat dan seringkali dijadikan sebagai penyedap rasa alami pada masakan khas Jawa. Tempe hampir busuk atau semangit bisa diolah menjadi berbagai macam menu yang enak, salah satunya botok tempe semangit.

Meskipun hampir busuk atau semangit ternyata tempe ini memiliki segudang manfaat bagi tubuh lho! Mulai dari sumber antioksidan, menambah nafsu makan, penyedap rasa, anti kanker, menambah metabolisme tubuh, menyembuhkan infeksi, mengatasi perut kembung dan sebagainya.  

Jangan Dibuang! Ternyata Tempe Hampir Busuk Bisa Diolah Jadi 3 Resep Menu Makan yang Lezat 

Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini 3 resep menu makan dari olahan tempe hampir busuk :

1. Lodeh tempe semangit

Bahan-bahan lodeh tempe semangit:

Kuah lodeh tempe semangit:

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: https://ift.tt/7uRkPOY

Adblock test (Why?)


Jangan Dibuang! Ternyata Tempe Hampir Busuk Bisa Diolah Jadi 3 Resep Menu Makan yang Lezat - radarpekalongan.disway.id - Radar Pekalongan Disway
Read More

Bikin Penasaran, Ternyata Ini Menu Makan Siang Presiden Jokowi saat Berkunjung di Blora - Radar Kudus - Radar Kudus

BLORA - Cerita menarik dibalik kedatangan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu ke Blora terungkap.

Terutama soal tempat makan dan menu yang di pesan.

Tempat makan di Blora yang beruntung dipilih itu yakni Restoran Olive.

Manajer Restoran Olive, Sigit Prasetyo membagikan pengalaman membanggakan saat menyiapkan menu makan siang presiden.

Baca Juga: Warga Blora Dikagetkan Sebuah Mobil Carry Tiba-tiba Terbakar di Depan Pasar Ngawen, Begini Kejadiannya!

Meski membanggakan, menurutnya kesempatan itu juga memacu adrenalin semua pihak. Mulai dari dirinya, pelayan, hingga koki.

Terlebih kunjungan presiden ke tempat makan itu baru diberitahu dua hari sebelum hari H.

Sangat mepet. Pada waktu yang terbatas pihaknya harus menunggu standar yang diminta paspampres.

‘’Tim staff kepresidenan pada Minggu siang langsung datangi resto. Memberitahu kami. Sementara kunjung Presiden selasa," imbuhnya.

Terbatasnya waktu dan standar yang ditentukan itulah yang membuat pihaknya dan jajaran seperti berpacu dalam adrenalin.

Baca Juga: Gegara Hal Ini, Kunjungan Wisatawan ke Karimunjawa Turun Drastis hingga 97 Persen

Terlebih menu yang harus dihidangkan kepada presiden harus hangat atau panas di tengah jadwal presiden yang berubah-ubah waktunya.

Pada Selasa itu dari jadwal semestinya presiden makan siang di resto itu tiba-tiba berubah. Molor satu jam.

"Nah kemarin itu kan molor karena ada kendala ban bocor di Grobogan. Nah itu makanan yang katanya harus dihidangkan, ternyata tidak jadi," ujarnya.

"Akhirnya dengan kesigapan kami, kami tarik dan hidangkan yang panas saat Presiden hadir. Alhamdulillah teratasi dan tepat waktu tanpa kendala,’’ jelasnya.

Adblock test (Why?)


Bikin Penasaran, Ternyata Ini Menu Makan Siang Presiden Jokowi saat Berkunjung di Blora - Radar Kudus - Radar Kudus
Read More

Sido Muncul dan PAUL Ciptakan Menu Croissant Tolak Angin Pertama di Indonesia - Liputan6.com

Vice Director Sido Muncul, Maria Reviani mengungkapkan Sido Muncul dengan akarnya yang kuat dalam pemanfaatan herbal di Indonesia, sangat senang bisa menyertakan bahan-bahan berkualitas tinggi dalam produk pastri buatan PAUL.

"Kolaborasi ini menunjukkan komitmen kami terhadap inovasi serta langkah untuk memberikan pengalaman istimewa bagi konsumen kami. Selain itu, kemitraan dengan PAUL ini menjadi refleksi atas eksistensi Tolak Angin sebagai obat herbal terstandar untuk mengatasi 'masuk angin' sejak tahun 1940. Serta kemampuannya dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” ujar Maria Reviani.

Sementara itu, Head of Marketing PAUL, Stephanie Michelle Hendrawan mengatakan pihaknya juga sangat antusias menyambut kemitraan ini. Setelah sukses selama 10 tahun di Indonesia, PAUL sangat senang dapat memulai perjalanan ini dengan Sido Muncul.

"Kolaborasi ini tidak hanya menandakan kemitraan penting bagi PAUL, namun juga memungkinkan kami untuk memperluas apresiasi kami terhadap warisan budaya Indonesia melalui perpaduan Croissant ikonik kami dengan Tolak Angin. Saat kami memulai petualangan kuliner ini, kami sangat antusias untuk berbagi kreasi yang luar biasa ini dengan para pelanggan kami,” pungkasnya.

Kerjasama dengan brand roti asal Prancis itu melengkapi kolaborasi Sido Muncul dengan brand jenama terkemuka yang ada di Indonesia. Sebelumnya, pada tahun 2023 lalu, produsen jamu dan obat herbal ini bekerjasama dengan brand UNIQLO dan Tahilalats menghadirkan t-shirt berdesain lucu dan menarik.

(*)

Adblock test (Why?)


Sido Muncul dan PAUL Ciptakan Menu Croissant Tolak Angin Pertama di Indonesia - Liputan6.com
Read More

Friday, January 26, 2024

5 Contoh Menu MPASI dengan Protein Hewani untuk Mencegah Stunting - CNN Indonesia

Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Protein hewani merupakan nutrisi penting untuk pertumbuhan anak sejak dini dan mencegah stunting. Seperti apa contoh menu MPASI dengan protein hewani untuk mencegah stunting?

Makanan sumber protein hewani antara lain ikan, ayam, daging, dan telur. Dibandingkan nabati, protein hewani dinilai lebih unggul dalam segi nutrisi.

Mengutip laman RS Universitas Indonesia, keunggulan protein hewani adalah memiliki komposisi asam amino esensial lebih lengkap dibandingkan protein nabati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu protein hewani juga kaya akan mikronutrien seperti vitamin B12, vitamin D, DHA, zat besi, dan zinc, yang berperan menjaga kesehatan saraf dan otak, membantu penyerapan kalsium, dan mendukung sistem imunitas.

Karena itu, penting untuk memasukkan protein hewani ke dalam menu makanan pendamping ASI (MPASI) agar si kecil tumbuh dengan optimal.

ADVERTISEMENT

Melansir berbagai sumber, berikut ini contoh menu MPASI dengan protein hewani untuk mencegah stunting:

1. Bubur ikan salmon dan jagung

Ikan salmon terkenal sebagai ikan yang tinggi akan kandungan asam lemak omega-3. Berikut resep bubur ikan salmon dan jagung.

Bahan:

15 gr (1 ½ sdm) tepung jagung.
10 gr (1 sdm) ikan salmon, haluskan.
5 gr (1 sdt) tempe, haluskan.
25 gr pisang kepok, potong kecil.
20 gr daun kangkung, iris tipis.
1 sdt minyak kelapa.
Air matang secukupnya.

Cara membuat:

1. Rebus ikan salmon, tempe, pisang di dalam panci secara bersamaan sampai matang sempurna.
2. Jika sudah akan matang, masukkan daun kangkung, angkat dan saring.
3. Dalam sebuah mangkuk, cairkan tepung jagung dengan sedikit air matang. Kemudian, masak dengan air dan tambahkan minyak.
4. Setelah matang dan kental, masukkan hasil saringan rebusan ikan salmon, tempe, pisang, dan daun kangkung.
5. Bubur ikan salmon siap dihidangkan.

2. Bubur hati ayam

Hati ayam bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, perkembangan otak dan sistem saraf bayi, serta mengandung protein dan folat yang bagus untuk tumbuh kembang mereka. Berikut resep bubur hati ayam.

Bahan:

3 sdm nasi putih.
15 gram brokoli, cuci dan bersihkan.
1 potong hati ayam, cuci dan bersihkan.
10 gram edamame, cuci dan bersihkan.
1 siung bawang putih.

Cara membuat:

1. Rebus nasi putih sampai menjadi bubur. Setelah itu saring sampai teksturnya halus atau semi cair.
2. Sambil merebus nasi, kukus edamame, brokoli, dan hati ayam di panci sampai lembut. Angkat dan dinginkan
3. Tumis bawang putih sampai lembut di wajan yang berbeda.
4. Masukkan edamame, brokoli, hati ayam, dan bawang putih ke dalam blender. Haluskan sampai lembut.
5. Sajikan puree brokoli edamame dan hati di atas bubur nasi. 6. Aduk sampai tercampur rata. Sajikan hangat.

3. Bubur udang tahu

Ilustrasi UdangIlustrasi. Bubur udang tahu termasuk salah satu contoh menu MPASI protein hewani cegah stunting. (stux/Pixabay)

Udang salah satu seafood yang kaya nutrisi, termasuk protein. Anda bisa membuat bubur udang tahu sebagai menu MPASI untuk mencegah stunting.

Bahan:

60 gram nasi
45 gram udang giling
30 ml santan cair
20 gram tahu, potong kecil-kecil
10 gram tomat, potong kecil-kecil
Kemangi secukupnya
Daun salam secukupnya
Jeruk nipis secukupnya
Garam secukupnya (jika diperlukan)

Bumbu Halus:

1 butir bawang merah
½ siung bawang putih
1 butir kemiri
1/3 cm jahe
Gula secukupnya (jika diperlukan)

Cara Membuat:

1. Lumuri udang dengan air jeruk nipis dan garam, lalu diamkan sekitar 15 menit.
2. Campur udang, tahu, tomat, kemangi, santan cair, dan bumbu halus hingga merata.
3. Bungkus dengan daun pisang, masukkan juga daun salam. Kukus hingga matang. Ketika akan dicampur dengan nasi, ambil kemangi dan daun salamnya. Lalu saring hingga teksturnya sesuai yang diinginkan.

4. Makaroni keju

Baked mac and cheese in a cast iron panIlustrasi. Makaroni keju termasuk contoh menu MPASI protein hewani untuk cegah stunting. (iStockphoto/VeselovaElena)

Menu yang satu ini bisa jadi contoh MPASI dengan protein hewani untuk mencegah stunting. Makaroni keju dibuat dengan daging sapi giling.

Bahan:

150 gram makaroni
60 gram daging sapi giling
1 ½ butir telur, kocok lepas
1 sdm keju parut
1 ½ sdt mentega
7,5 ml minyak kelapa, untuk menumis
Garam secukupnya (jika diperlukan)

Bahan halus:

1 siung bawang putih
½ buah bawang bombay

Cara membuat:

1. Rebus makaroni hingga matang, haluskan.
2. Tumis bumbu halus hingga harum, lalu masukkan daging giling. Masak hingga matang.
3. Masukkan makaroni, telur, keju parut, dan garam secukupnya. Aduk hingga merata.
4. Letakkan adonan pada wadah yang telah diolesi mentega.
5. Kukus sekitar 30 menit.
6. Jika diperlukan, saring hingga teksturnya sesuai yang diinginkan.

5. Puree telur rebus

Menu yang satu ini simpel, namun bernilai gizi yang tinggi. Telur merupakan sumber protein yang praktis diolah dan mudah ditemukan di pasar.

Bahan:

1 butir telur ayam
50 ml air matang

Cara Membuat:

1. Rebus telur ayam hingga matang.
2. Kupas kulit telur, lalu potong menjadi potongan kecil.
3. Masukkan potongan telur ke dalam blender.
4. Tambahkan air matang ke dalam blender.
5. Haluskan telur hingga teksturnya lembut dan kental.
6. Tuang pure telur ke dalam mangkuk saji.

Demikian contoh menu MPASI dengan protein hewani untuk mencegah stunting. Semoga membantu.

(pua/pua)

[Gambas:Video CNN]

Adblock test (Why?)


5 Contoh Menu MPASI dengan Protein Hewani untuk Mencegah Stunting - CNN Indonesia
Read More

7 Menu Sarapan Ini Bisa Kempiskan Perut Buncit - detikSumut

Medan - Ternyata menu sarapan yang tepat bisa membantu menghilangkan perut buncit loh. Menu sarapan yang baik ini juga tidak membuat perut...